Ulasan Pasar per 30 Desember 2019

Pemerintah AS dan China berencana memformalkan kesepakatan dagang tahap satu pada minggu pertama Januari 2020, setelah keduanya mengumumkan bahwa telah berhasil mencapai kesepakatan dagang yang sudah begitu dinanti-nantikan pelaku pasar ekonomi global. AS membatalkan rencana untuk mengenakan bea masuk tambahan terhadap produk impor asal China pada tanggal 15 Desember 2019. Nilai produk impor asal China yang akan terdampak oleh kebijakan ini mencapai US$ 160 miliar. AS juga  menyatakan bahwa bea masuk sebesar 15% terhadap produk impor asal China senilai US$ 120 miliar nantinya akan dipangkas menjadi 7,5% saja sebagai bagian dari kesepakatan dagang tahap satu.

Inflasi bulan Desember tercatat di 0,34% MoM, sedangkan inflasi dari tahun ke tahun (YoY) mencapai 2,72 %. Secara tahunan, inflasi ini terendah dalam satu dekade terakhir.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (30/12/2019), IHSG ditutup turun 29,77 poin atau 0,47% ke posisi 6.299,53. Sementara itu, indeks saham LQ45 naik 0,81% ke posisi 1.014,47. Investor asing melakukan penjualan saham mencapai Rp 586,68 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.925,-.

 

Ulasan Pasar per 29 November 2019

Pasar global masih terfokus pada hubungan Amerika Serikat (AS) – China (RRC) yang kembali memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani dua UU yang mendukung para pendemo Hong Kong. UU itu resmi menjadi hukum di AS, yaitu UU Hak Asasi Manusia (HAM) dan Demokrasi Hong Kong. Di kuartal III-2019 ekonomi Hong Kong bahkan kontraksi sebesar 3,2% secara kuartalan (QoQ).

IHSG pada penutupan perdagangan hari Jumat tanggal 27 November 2019 mencatatkan kenaikan sebesar 0,99% atau naik 58,77 poin ke level 6.011,83. Secara year to date IHSG mengalami penurunan sebesar -2,95%. Dengan kapitalisasi pasar sebesar Rp 6.920 Triliun dengan rata-rata nilai transaksi harian Rp 9.185 Miliar. Asing secara ytd mencatatkan net buy sebesar Rp 41.209,7 miliar.

DJIA, Indeks Hangseng, S&P 500, dan Nikkei225 ditutup variatif di akhir perdagangan Jumat kemarin, DJIA 28051,41 -0,40%(ytd +20,25%), HSI 26.346,49 -2,03%(ytd +1,94%), S&P500 3.140,98 -0,40%(+0,99%), dan Nikkei225 ditutup di 23.293,91 -0,49% (+16,38%).

Award untuk Reksa Dana Danakita Investasi Fleksibel versi Infobank dan Pasar Dana

DANAKITA INVESTASI FLEKSIBEL

PT DANAKITA INVESTAMA

Mutual Fund With Predicate 5 Stars for Performance in 2019 Versi  Majalah Infobank – Pasar Dana,

Kategori Reksadana Campuran 1 tahun

PT Danakita Investama, melalui salah satu produk investasi yang dikelolanya yaitu Reksa Dana Danakita Investasi Fleksibel kembali berhasil meraih penghargaan sebagai Mutual Fund With Predicate 5 Stars For Performance in 2019” kategori Reksadana Campuran 1 tahun versi Infobank dan Pasar Dana

Kami menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Nasabah dan segenap Mitra Kerja PT Danakita Investama atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami dan kami berharap penghargaan ini akan semakin meningkatkan motivasi bagi kami untuk terus memberikan layanan dan produk terbaik untuk seluruh nasabah.

Majalah Infobank No. 498 Oktober 2019. Vol XLI